Wet Sunday

Minggu yang basah. Dari tadi pagi, tetanggaku sibuk bolak-balik menjemur dan mengangangkat pakaian. Saat matahari nongol sedikit, mereka sibuk langsung menjemur. Tidak lebih dari 10 menit matahari bersembunyi lagi dari penongolannya dan si awan menurunkan air lagi berupa gerimis-gerimis tipis yang perlahan namun bertambah lebat. Sang tetanggaku pun sibuk lagi cepat-cepat mengangkat jemurannya yang masih basah agar tidak bertambah basah lagi. Awan berhenti mengirimkan gerimis, matahari muncul sedikit. Tetanggaku mengintip langit sebentar. Matahari bertambah terang. Tetanggaku mengintip lagi, tidak mau terkecoh. Matahari mulai memanas. Tetanggaku masih belum mau terkecoh. Lima menit, 10 menit. Tetanggaku mulai menjemur lagi. Satu menit, 2 menit, 5 menit. Gerimis turun lagi. Tetanggaku panik dan mengangkat lagi jemurannya yang untuk hari ini nampaknya tidak akan dijemur lagi. Inilah Februari, bulan yang biasanya menjadi puncak musim hujan.

Ada sisi sentimentilnya juga sih di musim hujan ini. Ada banjir yang secara tidak disadari sudah menjadi rutinitas, jalan aspal yang licin yang bisa membuat pengendara motor jatuh karena selip, jalan tanah yang becek dan lengket di sekitar rumah dan udara dingin yang membuat kasur mengumpulkan medan magnetnya ecara maksimum membuat kita betah berselimut di atasnya dan merasa berat untuk bangun karena ditarik oleh magnet tadi. Di tengat itu semua, saya sedang bekerja keras untuk bisa menyelesaikan berkas-berkas akhir penyelesaian studi di UNJ yang akau benci tapi aku cintai. Nanti akan saya ceritakan maksud benci dan cinta ini.

Dari kemarin sebenarnya ingin bisa cepat menuntaskan perbaikan penulisan skripsi. Perbaikannya tidak terlalu sedikit, namun tidak terlalu banyak juga. Pas berarti. Hanya saja sejak kemarin medan magnet di kasur ada dalam kekuatan maksimumnya. Jika dikalkulasi sejak sabtu kemarin saya sudah tidur hampir 20 jam. Berlebihan. Dan kebanyakan orang tahu tidur kebanyakan bukanlah enak, tapi gak enak dan membuat badan serasa tidak karuan. Jadilah baru dari ba’da zuhur tadi saya mulai mengetik perbaikan-perbaikan penulisan skripsi. Mudah-mudahan bisa tuntas sebelum jam tidur malam nanti sehingga bisa diserahkan besok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s