Tips Menulis Skripsi

Sore tadi saya mendapat sms dari seorang rekan.

“Om Jon, ane minta masukan dong topik buat skripsi.”

Kurang lebih demikian isi smsnya. Nah biar bermanfaat, pertanyaan tersebut ingin saya jawab di sini secara lebih luas. Judulnya tips dan trik membangun skripsi.

Skripsi, tugas akhir atau apa pun namanya sering menjadi mimpi buruk banyak mahasiswa. Meski belum melakukan penelitian, secara umum saya melihat lalu berpendapat bahwa hal yang memperlama studi seorang mahasiswa di perguruan tinggi adalah pengerjaan skripsi yang berlarut-larut. Jadi nampaknya masalah ini memang benar-benar pelik. Semoga uraian di bawah nanti bisa menjadi solusi yang berharga.

Tahapan pertama yang paling menantang dari setiap pengerjaan sesuatu termasuk skripsi adalah ide awal. Jika tahapan awal ini sudah membuat anda gentar dan putus asa, saran paling berharga saya adalah anda lebih baik ke laut aja. Bereskan segera barang-barang anda dari kampus dan segera hengkang saja dari kampus dari pada berlama-lama membuang waktu dan uang. Lalu cobalah peruntungan mengikuti jejak Bill Gates dan Steve Jobs, siapa tahu bisa menjadi drop out yang sukses.

Ada banyak orang yang sampai hampir putus asa mengeluh bahwa ia tidak bisa mencari ide yang layak untuk dijadikan topik skripsi. Ada beberapa kesalahan dalam pola pikir orang tersebut. Pertama ide tidak perlu dicari, ide ada di sekitar kita, tinggal seberapa jeli kita bisa mendeteksinya. Kedua ide itu tidak terbatas. Jadi sangat mengherankan bila proses penemuan ide bisa membuat orang putus asa.

Meski latar belakang pendidikan saya adalah teknik elektro, namun proses penggalian gagasan berikut bisa diterapkan pada bidang apa pun. Oke berikut adalah langkah-langkah penggalian ide tadi.

Pertama rubah pemahaman bahwa ide itu terbatas. There are unlimited possibilities beside limit that we made by ourself. Kedua mulailah menjadi insan yang jeli dalam menjalani hari-hari. Jika sedang dalam perjalanan alih-alih melamun akan sangat berharga bila sesekali berpikir kritis terhadap apa yang kita lihat. Melihat kucing berlari mungkin sering kali saya heran. Kok mahkluk berbulu itu bisa hidup ya. Mikrokontroler apa ya yang menggerakannya. (Bercanda kok…). Saat menerima telepon di jalan sesekali juga saya berpikir, kan nggak ada kabelnya kok bisa nyambung ya.

Dari pembiasaan berpikir kritis tersebut, pola pikir akan menjadi lebih tajam. Awalnya mungkin kita hanya menganalisa apa yang kita lihat di luar. Bagaimana cara kerjanya? Kok bisa begitu ya? Pada tahapan selanjutnya kita sampai pada tahap sintesa. Membangun gagasan sendiri untuk diimplementasikan atau dibuatkan produknya semisal pembuatan skripsi.

Selain proses membaca lingkungan di sekitar kita, gagasan pun akan sangat mudah ditemukan dari proses membaca tekstual. Bisa dari buku yang kita beli, dari koran pagi, dari browsing internet atau juga dari diskusi dengan rekan. Nah bila kunci gagasan sudah berhasil ditemukan, tahapan selanjutnya adalah brainstrorming.

Brainstorming adalah mengkritisi gagasan kunci yang sudah diperoleh. Cara yang terbukti ampuh dalam melakukan brainstorming adalah menggunakan metode mindmap-nya Tony Buzan. Buat gagasan pokok di tengah kertas kosong, lalu buat cabang-cabang pemikiran tanpa batas menjadi ranting-ranting. Akan banyak hal tak terduga yang terjadi selama proses ini. Selama pembuatan mind map, proses brainstorming juga akan terbantu bila kita menyempatkan diri berdiskusi dengan kawan untuk mempertajam gagasan yang tengah kita bangun. Jangan terlalu terburu-buru, sediakan waktu dari 2 hingga 4 hari dalam proses barinstorming ini.

Ketiga adalah tahapan menulis bebas. Dengan modal gagasan yang telah dibangun pada tahap sebelumnya, mulailah menulis bebas di atas kertas untuk mengembangkan gagasan utama tersebut. Hiraukan aturan tata bahasa, dan masalah pencatatan kutipan. Pada tahapan ini bebaskan diri anda untuk benar-benar menulis segala besitan pikiran yang keluar dari otak anda.

Tahapan keempat, bangun kerangka tulisan, sumber referensi dan daftar material yang dibutuhkan dalam merealisasikan karya anda. Pada tahapan ini kita sudah bisa mengajukan gagasan yang ingin dijadikan skripsi dalam bentuk proposal ke jurusan tempat kuliah anda. Menurut hemat saya, bila proses pembangunan ide dilakukan dengan telaten kecil kemungkinan proposal akan ditolak mentah-mentah. Kalaupun ada paling hanya masukan untuk perbaikan proposal. Bila proposal sudah diterima, maka anda siap beraksi untuk merealisasikan karya. Bangun kerangka tulisan sesuai atauran penulisan skripsi di kampus anda. Kemudian segera kumpulkan segala sumber referensi yang diperlukan. Jika memungkinkan meminjam di perpustakaan, segera pinjam dan kalau perlu di fotokopi. Jika harus membeli, segera beli. Namun untuk masa dewasa ini, internet menjadi tempat yang sangat mencukupi untuk referensi pembangunan skripsi. Tapi ingat, no plagiarism! Jangan lupa juga, segera susun daftar material barang yang anda perlukan untuk membangun skripsi anda (skripsi jurusan teknik biasanya membangun produk nyata yang memerlukan material tertentu). Setelah daftar tersusun, segera buru ke tempat-tempat di mana barang tersebut di jual.

Tahapan kelima, masa konsultasi. Manfaatkan semaksimal mungkin masa konsultasi skripsi. Berdoa juga saat pertama mendaftar skripsi agar bisa mendapat dosen pembimping yang memudahkan. Pada saat sidang skripsi penentu hidup mati anda adalah dosen penguji. Namun yang mengijinkan anda meluncur ke tahapan sidang adalah dosen pembimbing. Jadi bangunlah hubungan yang baik dengan dosen pembimbing. Ada kalanya kita merasa superior terhadap dosen pembimbing atas topik skripsi yang kita bawa. Apalagi ilmu teknik bergerak sangat cepat, bukanlah hal yang aneh bila dalam beberapa bidang, mahasiswa lebih expert dari dosennya. Tetaplah rendah hati, dan berkonsultasilah dengan telaten, karena sejenius-jeniusnya anda, dosen pembibing masih memeliki poin-poin pengalaman di atas anda. Kalau pun ada satu masa harus berdebat, berdebatlah dengan santun dan cerdas.

Tahapan keenam masa pembangunan skripsi. Sebenarnya ini pararel dengan masa konsultasi. Tapi sengaja saya pisah karena di sinilah proses inti dari studi anda di uniersitas. Bangun mindset bahwa segala sesuatunya mungkin. Yakinkanlah seberat apapu tantangannya anda bisa menyelesaikan skripsi anda pada semester ini juga. Buat time line detail proses pengerjaan skripsi anda. Kapan bab I harus dituntaskan, bab II bab III hingga bab terakhir? Kapan sub system tertentu harus selesai di bangun. Kapan jadwal membeli komponen? Kapan deadline harus dipenuhi. Buat di atas kertas besar lalu tempel di dinding kamar anda. (Hal ini benar-benar saya lakukan dan memang terbukti ampuh).

Dalam tahapan keenam tersebut, mindset sangat berpengaruh. Kembangkan pola pikir positif. Berdiskusi dan saling menyemangati dengan rekan-rekan lain yang sedang mengerjakan skripsi juga. Dalam masa-masa ini hindari dulu kawan yang cenderung gemar berpikir negatif. Sebab pola pikir mereka akan berpengaruh buruk pada anda. Juga manfaatkanlah setiap detik dan waktu untuk berdoa terus agar targetan kita bisa dituntaskan. Hal ini juga telah saya buktikan kemanjurannya.

Tahapan ketujuh sidang skripsi. Bila hubungan dengan dosen pembimbing telah dibangun dengan baik dan proses pembangunan skripsi dilakukan dengan pantang menyerah dan disiplin keras, tahapan ketujuh ini akan tercapai dengan sendirinya.

Jangan terlalu nervous dan gugup menghadapi sidang skripsi. Seprofesor-profesornya dosen penguji, andalah orang yang paling mengerti terhadap skripsi yang anda buat. Anda adalah yang paling ekspert di ruang sidang. Lagipula bukankah para penguji adalah dosen anda juga yang pasti sudah sangat anda kenal atau bahkan sudah benar-benar akrab dengan anda.

Sebelum hari H sidang, konsolidasi dulu dengan dosen pembimbing untuk mempersiapkan langkah-langkah terhadap situasi yang mungkin terjadi di ruang sidang. Salah satu hal yang mungkin akan sangat bermanfaat untuk dibuat adalah daftar pertanyaan yang mungkin muncul di ruang sidang berikut jawabannya. Meski biasanya dosen penguji adalah orang-orang nyentrik dengan arah pemikiran yang sulit ditebak, mempersiapkan daftar pertanyaan akan cukup membantu. Buat juga materi presentasi yang menarik tapi jangan terlalu ramai. Siapkan produk atau karya yang hendak dipresentasikan. Kalau memungkinkan uji berkali-kali sebelum hari H agar dapat dipastikan ia sudah berjalan sempurna.

Saat hari H sidang. Minta restu ke orang tua, sungkem kalau perlu. Positif thinking dan percaya diri penuh. Jangan gugup, cuek dan santai. Tentunya pagi sebelumnya anda harus benar-bener berdoa habis-habisan.

Di ruang sidang. Mulai presentasi dengan tenang. Jangan membaca slide presentasi! Uraikan poin-poin yang ada di slide anda. Saat presentasi alat, jangan panik. Bila alat berjalan sesuai dengan yang seharusnya berarti anda sudah 80% sukses. Bila ada sedikit masalah jangan sampai terlalu gugup tetap tenang sambil mencoba memperbaiki permasalahannya. Bila alat tidak berfungsi sama sekali, berarti ada yang salah dalam proses persiapan anda di tahap-tahap sebelumnya. Tinggal berharap saja ada mukzizat yang akan menyelamatkan anda.

Menanggapi pertanyaan. Dengarkan baik-baik pertanyaan yang diajukan. Catat poin-poin yang penting. Jika pertanyaan yang diajukuan penguji dianggap kurang jelas, minta dengan sopan agar penguji besedia mengulang pertanyaannya. Jangan gegabah pahami betul pertanyaan penguji lalu jawab dengan tenang. Pokoknya jangan panik, mengalirlah seperti air dan percaya diri penuh. Biasanya jika dosen pembimbing anda berkualitas, mereka membantu ketika anda dalam situasi terjepit tidak bisa menajawab argumen dosen penguji.

Ketika keluar dari ruang sidang, bersyukur dan selamat! Anda sudah siap diwisuda. Tidak selalu semudah yang anda bayangkan namun tidak seangker pemikiran anda juga.

Oh ya dalam pengerjaan skripsi saya kemarin, waktu efektif kerja adalah 40 hari. Jadi tidak ada sesuatu yang tidak mungkin kan? Lama sidang hanya 45 menit (temen saya ada yang 2 jam dan ada yang sampai mengulang sidang 3 kali).

Appendix

Contoh-contoh ide skripsi teknik elektronika

Emulator trainer Z-80 menggunakan Java

Server sms jadwal sholat menggunakan Java (ini saya buat untuk IMCC tahun 2005 di ITS)

Emulator mikrokontroler AT89S51

KWH meter prabayar

Pengendali jarak jauh perangkat listrik memakai telepon seluler

Metode kompresi SMS

Software chatting via hp

Simulator pembayaran tol menggunakan RFID

Pembutatan perangkat lunak smith chart menggunakan gcc di platform linux

Pembuatan software downloader di Linux Ubuntu

Perancangan sistem location based service menggunakan J2ME

Sistem informasi tambal ban menggunakan GPS

Dst tak terbatas…

Skripsi Naik Cetak dan Masalah Hoki

Akhirnya skripsiku sudah siap naik cetak. Penguji terakhir yang memeriksa hasil perbaikan penulisan skripsi pasca sidang sudah memberikan sinyal oke untuk finalisasi penulisan. Nanti pagi aku akan mencetak perbaikan terakhir lalu langsung berangkat ke kampus untuk mencari tempat fotokopi dan penjilidan termurah dengan hasil terbaik dan waktu pengerjaan tercepat. Ekonomis banget yah.

Skripsiku tebalnya kira-kira 150 halaman. Persyaratan kelulusan menuntut untuk membuat kopi penulisan skripsi 7 eksemplar, termasuk untuk koleksi pribadi saya. Harga penjilidan hard cover sekitar 15 ribu rupiah perbuah. Fotokopi ukuran kertas kuarto 80 gram 100 rupiah perlembar. Mari kita bermain kalkulasi sedikit: 150 halaman x 100 rupiah x 7 = 105000. 15.000 rupiah x 7 = 105.000. Totalnya 105.000 + 105.000 = 210.000. Apa?! Saya harus mengeluarkan uang sebanyak itu? Tidak! Saya gak punya duit nih. Aduh paling besok cari pinjaman dulu. Inilah salah satu sisi yang menggambarkan mahalnya pendidikan.

Paling tidak semuanya sudah hampir rampung. Jumat besok adalah hari pengumuman yudisium untuk mahasiswa yang sudah tuntas melaksanakan ujian skripsi. Semoga bisa dapat skor bagus. Oh ya tadi hasil tes TOEFL ku sudah keluar loh. Tidak terlalu besar, namun bagiku skor TOEFL itu nampak terlalu kebesaran. Padahal seingatku saat tes Rabu lalu agak pusing juga mendengar conversation dan naration yang seperti orang kumur-kumur, nggak nyambung dengan kupingku yang kampung. Ini juga barangkali yang menjadi faktor menarik dari kesuksesan seperti yang dikatakan Dekan Fakultasku saat kami sempat ngobrol bareng sejenak kemarin. Sukses itu mungkin dihasilakn karena skill yang baik, tapi hoki juga memegang faktor yang penting. Begitu katanya kira-kira. Nah loh? Hoki? Nasib? Yup. Karena itu doa berperan penting juga dalam kehidupan. Siapa tahu dengan rajin berdoa, Allah akan berbelas kasih untuk memberikan hoki dan nasib yang baik. Tapi, ikhtiar tetap nomor satu loh.

RFID versus Fingerprint

Hai kawan ada yang tahu nggak kelebihan RFID dibandingkan fingerprint sensor? Saya nggak tahu nih. Atau tepatnya tidak tahu cara paling tepat untuk menjelaskan pada dosen penguji skripsi saya keunggulan RFID dibandingkan fingerprint sensor. Yak inilah dunia, selesai satu tahap ujian, ujian berikutnya menghadang. Kalau ada yang tahu share dong. Besok saya harus progres lagi ke dosen penguji.

Akhirnya Sidang Skripsi Juga

Dear day!
Hari ini gue udah ujian skripsi!
How fun. Seneng banget. Alhamdulillah meski tidak tampil terlalu sempurna nampaknya semua berjalan cukup baik tadi siang. Saya masuk sekitar jam 1.30 dan selesai sekitar jam 3 sore. Presentasi standar baik tapi masih jauh dari sempurna. Saya terkadang selalu bingung untuk menarik perhatian orang lain agar dapat tertarik pada apa yang kita presentasikan. Demomstrasi software juga berjalan lancar, namun nampaknya tidak semenarik apa yangs aya bayangkan sebelumnya, tapi lumayanlah.

Siang tadi juga saya mendapat pelajaran berharga tentang kerendahan hati. Sebuah kritik dilontarkan seseorang pada saya. Kritik tersebut menelanjangi kesombongan saya, sangat menyakitkan namun sangat berharga bagi saya. Rendah hati adalah hal yang sangat penting dan kesombongan adalah hal yang sangat berbahaya.

Berarti, mulai besok tinggal fokus menyelesaikan berkas wisuda dan semoga tidak ada masalah lain yang mengganjal sehingga semua bisa berjalan lancar hingga seremoni wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret nanti.

Oh ya, ada satu curhatan lagi. Saya sedang merasa sangat tidak nyaman dengan seseorang oknum yang tidak menyenangkan di jurusan di kampus. Entah mengapa pria gaek tadi nampak merasa tidak senang pada saya tanpa saya ketahui penyebabnya. Sementara saya sendiri merasa sangat segan unutk mengobservasi simptom ketidaksenangan tadi. Ini bagian menarik lain dari psikologi tentang manusia. Sangat mudah untuk berbuat baik pada orang yang baik. Tapi kebanyakan orang sangat berat berbuat baik pada orang yang tidak baik. Padahal yang terakhir tadi akan menunjukan manusia mana dengan kualitas kepribadian yang lebih baik.

Ok Jon, welcome to the new phase of life. Prepare for the next, semoga bisa menjadi manusia yang berguna dan tetap rendah hati.

Sidang Skripsi Lagi

Kayaknya gue kehabisan judul untuk ngebahas masalah sidang skripsi. Jadi, hingga Senin 11 Februari ini, saya belum mendapatkan kepastian jadwal sidang saya. Padahal, wisuda sudah sangat mepet. Semua berkas wisuda harus sudah masuk Jumat tanggal 15 Februari nanti. God! Saya harus bisa menyelesaikan semua. Saya yakin, saya melihat, saya merasakan dan saya mengalami.

Saya harus sidang skripsi setidaknya Rabu lusa. Mempresentasikan dengan baik, performa maksimal, penjelasan mengesankan, demosntarasi mengagumkan dan jawaban pertanyaan yang memuaskan. Sehingga tidak ada revisi yang terlalu kompleks pasca sidang dan semua ekpektasi saya akan kelancaran akan terwujud. Semuanya akan rampung sebelum Jumat sore.

Thesis Submition

akhirnya saya sudah dapat menyelesaikan juga tetek bengek adminsitrasi pendaftaran sidang. Tinggal sekarang fokus pembersihan bug di software dan mempersiapkan presentasi sebaik mungkin. Hanya saja kalau dilihat waktunya tampak terasa sangat mepet. Senin besok sudah tanggal 11 Februari 2008, sementara tenggat akhir pendaftaran wisuda adalah Jumat 15 Februari 2008. Artinya, saya sudah harus sidang setidaknya pada tanggal 3 Februarai hari Rabu. Dan itu sekali lagi sangat mepet. Tinggal melihat the power of Doa sama the law of attraction lagi nih…

Countdown to daftar sidang skripsi

Menurut jadwal, tanggal 15 Februari 2008 nanti adalah batas terakhir penyerahan berkas wisuda ke BAAK UNJ. Jadi, untuk yang ingin wisuda di semester ganjil ini, harus sudah melaksanakan ujian sidang setidaknya sebelum tanggal 13 Februari. Agak mepet juga memang. Secara pribadi, karya saya dengan perlahan terus diperbaiki dari segala kesalahan. Bug-bug yang ada pada software sedikit demi sedikit bisa ditemukan pemecahannya. Insya Allah, tanggal 6 Februari besok harus sudah mendaftar sidang dengan menyerahkan berkas penulisan. Hanya hari ini saya sedang menunggu Dosen Pembimbing 2 saya yang belum terlihat juga di kampus.

Semoga saja besok dan hari ini tidak hujan terlalu deras dan listrik sudah nyala besok (sejak kemarin listrik di jurusan elektro mati). Besok menemui keadua dosen pembimbing saya, memeriksakan revisi penulisan dan mendapat tanda tangan form serta berkas lengkap untuk pendaftaran sidang. Mudah-mudahan juga tidak ada masalh yang mengganjal dan semua proses bisa berjalan lancar.