Heroes Season 3

Beberapa hari ini malam hari saya habiskan dengan mendownload film-film terbaru dari internet. Hal tersebut saya lakukan karena sudah kehabisan ide untuk mendownload hal lain dari internet. Semua tool java sudah saya download. Sebagian besar produk oracle juga sudah saya sedot ke hardisk laptop. Semua mp3 terbaru sudah saya download. Ebook di hardisk saya pun sudah terlalu banyak dan nampaknya seumur hidup pun tidak akan cukup untuk membaca habis semuanya. Akhirnya, daripada jatah gratisan speedy mubazir, saya manfaatkan saja untuk mendownload film. Agak-agak tidak ada kerjaan sih.

Hari-hari belakangan saya sedang mengumpulkan semua episode Heroes season 3. Season 1 dan season 2 sudah saya tonton sewaktu ditayangkan di Trans TV. Serial ini memang agak nyeleneh. Tapi cukup menarik untuk diikuti. Ya itulah hari-hari bingung tanpa kerjaan. Bukan berarti tidak ada tanggung jawab. Sebenarnya banyak yang harus dituntaskan. Tapi rasanya berat sekali untuk memulai.

Semangat semangat semangat Jon ….!!!!!!!!!

Telkomsel Flash Quota Base

Telkomsel Flash sedang mengeluarkan program internet 3.5G yang cukup murah. Perhatikan, saya katakan “cukup murah” bukan “murah”. Tapi meski demikian dengan harga yang diberikan kualitasnya sudah cukup lumayan. Walaupun ke depan, sebagian besar orang akan berharap agar tarif internet di Indonesia menjadi murah dan terjangkau.

Paket quota telkomsel flash menyediakan beberapa tipe quota yaitu 5 MB seharga 10 ribu, 30 MB 20 ribu, 100 MB 50 ribu dan 300 MB seharga 100 ribu. Hal yang sangat memudahkan, untuk menikmati layanan internet, registrasi cukup dilakukan via sms. Sangat simpel.

Dari seminggu terakhir menggunkan layanan ini, saya cukup terpuaskan. Sebelumnya, untuk browsing menggunakan 3G atau GPRS, saya menggunan Indosat IM3. Namun karena nomor handphone saya adalah Simpati, menjadi hal yang merepotkan untuk menggonta-ganti sim card. Pada waktu itu, Indosat adalah provider seluler yang menyediakan tarif akses data termurah. Hanya 1 rupiah per kilo byte. Tapi, sekarang nampaknya hal tersebut tidak berlaku lagi. Apa lagi, hingga akhir januari, telkomsek memberikan diskon 50 persen untuk layanan-layanan di atas. Bukan promosi, lagi pula saya bukan agen telkomsel. Info detail bisa dilihat di website telkomsel.

Posted by Wordmobi

Kontraktor 6 Bulan

16 Januari kemarin kontrak gw habis. Kayaknya sih gw langsung diangkat jadi pegawai tetap. Paling-paling administrasi akhir bulan nanti.

Ya, itulah waktu, yang seringkali berjalan tanpa terasa. Sepertinya baru kemarin ketika gw menyebar cv. Awalnya gw kirim via pos. Meski gw belakangan sadar, hal tersebut tidak efektif. Berikutnya lebih sering nyari kerja lewat internet. Dalam beberapa kesempatan, jaring gw berhasil menangkap ikan (dapat interview). Dari beberapa kesempatan interview, es dan sebagainya, akhirnya gw masuk ke perusahaan sekarang.

Perusahaan tempat gw gawe nggak besar. Pegawainya pun kurang dari 10. Tapi orang-orangnya cukup asik. Pekerjaan tdk sekedar dinilai dari jam elo masuk atau pulang. Tapi lebih dilihat dari seberapa besar performa elo. Yang keren lagi, semenjak gw masuk, project kantor datang tanpa henti. Company sering kebanjiran project tapi kekurangan orang. Jadi, meski perusahaan kecil, tapi ga malu-maluin kok.

Masalah gaji lumayan, kalau untuk bujangan lebih dari cukup. Tentunya kalo untuk beli mobil masih belum cukup. Sesuai antara apa yang gw berikan dan jumlah yang dibayar ke gw. Filosofi gaji adalah, dimanapun elo kerja, seberapa besar elo dibayar, ditentukan elo sendiri. Oleh karena itu, dalam sekitar 1 tahun ke depan, gw pengen mendongkrak salary gw 5 hingga 10 kali lipat dari sekarang. Agak bombastis sih. Tapi, kenapa nggak.

Beberapa minggu terakhir, sebenarnya gw sedikit merasa kehilangan arah. Everything is fine. Cuma agak merasa jenuh aja. Ya, kita lihat 1 tahun ke depan. Mudah-mudahan ada perubuhan positif dari segi pengalaman dn penghasilan. Mudah-mudan bisa menemukan dan mengupayakan kesempatan tersebut.

Posted by Wordmobi

Develop Java di Ubuntu 8.10

Sejak dua minggu lalu, gw menginstal ubuntu di laptop. Niatannya ingin migrasi develop software dari windows ke linux. Hari-hari pertama setelah menginstal gw mengupdate software-software yang gw perlu dari internet. Agak serakah sih. Kalo seandainya memungkan, bisa saja gw mendownload seisi internet ke hardisk. Padahal hal seperti itu tidak benar juga. Biasanya, semakim banyak apliasi yang diinstal pada sistem operasi, performansinya akan semakin lambat.

Oke, balik lagi ke poin utama post ini. Aplikasi-aplikasi yang paling penting untuk gw instal adalah aplikasi untuk develop. Java Development Kit, Netbeans dan Eclipse. Untuk database gq nginstal Oracle 11g. Biar sekalian, gw juga nyobain IDE Java punya Oracle, JDevelop. Awalnya, semua nampak berjalan baik. Semua aplikasi tersebut dapat diinstal dan berjalan. Hampir tidak ada permasalan berarti saat instalasi. Tidak ada deendensi library yang mengganggu. Semua berjalan lancar.

Permasalahannya, ketika mulai develop, gw merasa kok aplikasi-aplikasi Java berjalan lambat. Eclipse lelet, Netbeans hampir beku, JDevelop terpatah-patah, Oracle SQL Developer freeze. Ada apa ini? Padahal di Windows, pada komputer yang sama, semua tadi berjalan kencang.

Beberapa hari gw mencoba memecahkan permasalahan tersebut, namun sayang belum mendapatkan solusi. Barulah tadi sore gw putuskan untuk install ulang ubuntu. JDK gw pake yang dari sun, bukan dari repo ubuntu. Instal Netbeans, terus pasang eclipse. Ternyata sekarang aplikasi Java berjalan cepat seperti seharusnya.

Kesimpulannya, meski belum terlalu pasti, gw menduga penyebab lambatnya Java di Ubuntu adalah konflik JDK. Di instalasi lama, gw pake JDK dari Ubuntu juga dari Sun. Dugaan gw ada konflik diantara mereka, sehingga membuat aplikasi yang membutuhkan runtime berjalan lelet.

Untuk sementara, case closed.

Posted by Wordmobi

Bored Weekend

Hari minggu yang sangat membosankan. Semalam gw ketiduran dan bangun kesiangan. Sialannya lupa matiin modem adsl. Jadinya gw harus bayar charge billing speedy selama 8 jam. Padahal nggak gw pake.

Barusan pengen konek lagi, mau nyelesain downloadan movie good will hunting. Tapi lampu signal modem cuma kedip-kedip, nggak dapat koneksi.

Ya udah akhirnya nulis konten nggak penting ini aja, lewat hp. Minggu yang membosankan. Gw hampir gak ngapa-ngapain.

Posted by Wordmobi

Garmin XT, Adobe Reader LE 2.5 di Nokia 5800 XM

Yeah, akhirnya gw berhasil install Garmin XT di Nokia 5800. Perjuangan yg agak berat juga.

Garmin XT awalnya tidak bisa diinstall di device s60v5 semacam nokia 5800 karena ketiadaan right dan left softkey. Namun karena banyak sekali orang kreatif di luar sana, permasalahan tersebut pun telah mendapat solusi. Virtual keybord.

Adobe reader pada awalnya juga tidak dapat digunakan karena memerlukan unlock code. Solusinya adalah cr#ck. Agar proses install bisa berjalan. Software pun harus di sign dulu menggunakan symbian developer certificate.

Pesan utamanya adalah buy the software if you like. Bikin software tidaklah mudah.

Posted by Wordmobi

Disperse

Oracle Database 11g, JEE 5, JSF, Richfaces, Facelets, Web Service, SOA, BPEL, weblogic, websphere, etc, etc, etc ….

Hal-hal tersebut memenuhi kepala saya sebulan terakhir. Hmmm, pengetahuan sangat luas ya. Semakin banyak kita tahu, kita pun semakin sadar semakin banyak yang belum kita tahu. Tibalah waktu untuk berpikir bijak, bahwa kita tidak mungkin menguasai semuanya, meski bisa menguasai sebanyak mungkin. Fokus, setahap demi setahap.

Resolusi 23 – Resolusi 1430 – Resolusi 2009

Semoga belum terlalu basi.

13 Desember lalu, variable “age” gw di-increment. Kalo di C, C++, Java, PHP dan yang sefamili lain, proses increment tersebut ditulis dalam ekspresi age++. Padahal secara jika benar-benar disadari umur itu tidak pernah bertambah. Justru berkurang setiap waktu. Andai saja manusia tahu kuota jatah hidupnya di dunia. Pasti sekitar setahun menjelang kuotanya habis, a.k.a menjelang mokat (baca: mati or meninggal) ia akan bersiap-siap habis-habisan, memborong amal-amal soleh, bertobat sepenuh hati. Tapi kenyataannya tidak seperti itu kan. Maka dari itu, ingatlah terus kematian dan sadari terus bahwa usia terus berkurang. Jadi, kapan pun kita dijemput “pulang”, kita sudah dalam keadaan siap, setidaknya cukup siap atau lumayan siap (agak berat untuk mencapai level insan yang siap mati setiap saat). Oh ya bisa nebak dong umur gw sekarang. 🙂

Paragraf pertama tadi bercerita tentang even pertama. Even keduanya sudah bisa ditebak dong. New year, sebuah masa dimana banyak orang menaruh harapan baru. Tahun baru kali ini berdekatan antara 1430 Hijriah dengan 2009 masehi. Tidak ada yang spesial sih, dengan digit tahun yang bertambah satu. Tapi agak sayang juga bila momen tersebut disia-siakan tanpa berharap juga berupaya untuk memperbaiki diri. Meski juga, sering merasa miris. Seringkali resolusi hanya hangat dan bergelora di awal, untuk kemudian tak lama menjadi basi dan dingin. Andai saja saya bisa lebih konsisten.. dan akan mencoba agar kekurangan masa lalu tidak terulang lagi.

Oke berikut list resolusi untuk tahun 2009 (secara acak tanpa urutan):
– Punya karir bagus diukur dari pengetahuan , relasi dengan orang, soft skill dan gaji dong (pengen kerja di luar negeri, singapur, googleplex).
– Bisa berkomunikasi dengan baik, lisan dan tulisan.
– Fasih bahasa Inggris, TOEFL minimal 560
– Kembali memulai belajar Bahasa Jepang
– Memahami proses bisnis perusahaan, perilaku organisasi dalam kaitan implementasi sistem IT
– Menjadi ekspert di bidang enterprise software development, dengan main skill JEE developer
– Nulis minimal satu buah buku (topik apa pun)
– Partisipasi di minimal 3 kontes
– Bikin minimal satu tulisan per minggu (posting blog, artikel, cerpen, diary, puisi etc)
– Nambah minimal 1 kenalan per minggu
– Beli Motor
– Beli Mobil (agak pragmatis sih)
– More disiplin, fokus dan bertanggung jawab
– Memanfaatkan waktu untuk bersiap-siap meneruskan studi paska sarjana ke negeranya kotaro minami 🙂

GPS Traveler

“Satu kilometer di depan belok kanan.” Kata seorang pria padaku.
“Oke-oke.” Kataku membalas.
“Lima ratus meter di depan belok kanan, lalu belok kiri.” Pria tadi lanjut berbicara.
“Ya ya.” Balasku lagi.
Beberapa saat kemudian. “Ikuti terus jalan beberapa saat.” Lalu. “Empat kilometer di depan putar balik”. Tidak lama berselang. “Satu kilometer di depan, anda tiba di tujuan.”
“Makasih ya.” Ucap ku.

Pasti pada heran ga jelas, percakapan macam apa yang terjadi di atas. Yup, lagi coba-coba mencicipi teknologi navigasi. Softwarenya Nokia Map 2.0 dengan Gadget Nokia 5800 XM. Merasa sangat kagum saja, dengan kecanggihan teknologi yang diciptakan manusia. Bisa tracking posisi dengan presisi yang cukup tinggi.

GPS adalah kependekan dari Global Positioning System. Pemposisian objek di permukaan bumi dengan bantuan satelit. Herannya, dari sekitar 32 satelit GPS yang mengorbit semuanya dimiliki DoD (Dephan) Amerika Serikat. Semoga servisnya bisa terus gratis selamanya.

GPS sendiri pada dasarnya hanya memberikan posisi berupa dari suatu objek yang biasanya berupa koordinat lintang dan bujur dengan presisi hingga sekitar puluh meter. Dengan presisi sedemikian GPS cukup layak menjadi perangkat bantuan bernavigasi. Informasi koordinat, tidak akan berguna bila tidak disinergikan ke suatu media penerjemah. Media paling efektif untuk pensinergian tersebut adalah peta digital. Nah loh, peta kan sudah ada sejak lama, apa kelebihannya peta digital? Ya, benar, ada sebuah kelebihan peta digital yang bersinergi dengan GPS dibandingkan peta konvensional. Hal tersebut adalah adanya umpan balik otomatis posisi suatu objek (objek tersebut bisa diri kita sendiri) langsung pada peta. Hal ini tidak bisa dilakukan oleh peta konvensional.

Dengan kemampuan tersebut teknologi positioning memiliki ruang lingkup penerapan yang sangat luas. Yang utama mungkin adalah navigasi, pemetaan, Location Based Service (LBS), tracking, dan sebagainya. Tentunya teknologi ini sangat membantu mempermudah kehidupan kita.

Secara pribadi saya baru tertarik pada GPS setelah melihat film The Day After Tomorrow. Di film tersebut ayah si pemain utama (saya lupa nama-nama tokoh pemainnya) berkelana ke New York yang tertutup es di jaman es baru untuk mencari anaknya. Karena semua gedung sudah tertutupi salju hingga sedalam ratusan meter, si ayah tadi melacak posisi anaknya menggunakan GPS. Keren banget. Pada saat The Day After Tomorrow dirilis GPS masih belum seumum sekarang.

Baru setelah itu mulai familiar dengan merk garmin, meski tidak pernah berinteraksi secara langsung juga. Tidak lama berselang Nokia merilis ponsel GPS pertamanya Nokia N 95. Sempat sangat menginginkan gadget tersebut. Tak lama Nokia merilis handset ponsel yang bahkan dilabeli navigator, Nokia 6110 Navigator. Iklannya pun cukup lucu, seorang astronot berkelana di planet antah berantah menggunakan bantuan GPS di Nokia 6110. Ketika akhirnya tiba, di tujuan, ketika pintu dibuka, sesosok monster telah menunggu. Ternyata… monster itu adalah kawan astronot yang menggunakan kostum. Si astronot pun bukan astronot sama sekali, selain kostumnya.

Setelah 6110 Navigator, beberapa handset Nokia seri N pun dibekali oleh GPS. Terakhir Nokia juga merilis Nokia 6210 Navigator penerus 6110. Sempat ingin membeli, sebelum akhirnya keluarlah Nokia 5800 XM.

Oke itu sekilas tentang GPS. Seperti kata iklan PLN yang basi, GPS untuk hidup yang lebih baik.