Jon Flashpack to Bali – Part 2: Landing and Hotel Check In

Part 1 dan pengertian flashpack bisa dilihat di sini

Pesawat yg akan membawa saya ke Bali ternyata delay sekitar 1 jam. Saya baru boarding jam 9. Dengan keterlambatan tersebut, saya pun akhirnya terlambat sampai Bali. Landing sekitar jam 11.30 dan baru keluar bandara jam 12.00 malam.

Alhamdulillah sebelum take off saya sudah kontak orang rental mobil untuk pick up saya di airport. Alangkah baiknya orang tersebut mau menunggu saya sejak jam 8 malam. Apalagi Pak Ngurah (nama penjemput saya) menunggu bersama istrinya. Meski untuk pick up tersebut saya harus membayar 80.000 rupiah. Tak apalah. Lagi pula jika memakai taksi pun akan membutuhkan biaya yang sama.

Lucunya malam tersebut saya belum ditagih uang sepeser pun untuk membayar biaya rental. “Nanti saja” kata pak Ngurah, “biar atasan saya yang mengurus”. Setelah menandatangani surat perjanjian rental Pak Ngurah dan istrinya pamit. Tinggalah saya sendiri bersama si Silver sang mobil pinjaman. Halah :p.

Tujuan pertama adalah makan. Namun saya sebelumnya tak pernah ke Bali di mana pula harus mencari makan di tengah malam seperti waktu itu? Belum lagi saya pun tak tau di mana hotel saya berada. Tak apalah mungkin inilah the art of solo journey. Beruntunglah saya yang lahir di era teknologi canggih. Saya punya GPS yang bisa memandu saya ke mana saja.

Turn on GPS, start the car, get set go. Saya langsung ke luar airport. Bayar parkir 9.000. Lalu langsung meluncur ke arah Kuta tempat hotel saya berada. Saya pikir untuk masalah makan, akan saya cari saja sepanjang jalan menuju hotel. Setelah beberapa waktu saya menemukan KFC 24 jam di daerah jalan raya kuta. Langsung masuk ke parkiran, lalu menuju konter pemesanan. Saat naik, ya ampun banyak sekali orang yang mengantri. Saya puruskan tak jadi makan KFC. Langsung keluar lagi.

Sepanjang jalan sempat lirik-lirik beberapa tempat makan juga. Namun rasa kantuk sudah tak tertahankan. Akhirnya sudahlah menuju hotel saja.

Tune Hotels Kuta letaknya dalam gang yang hanya pas muat satu mobil. Saya sempat berputar-putar beberapa kali hingga akhirnya bisa menemukan hotel ini. Karena gang depan persis hotel teramat sempit kemudian hotel juga tak punya lahan parkir, terpaksa saya parkir di jalan depan gang. Jadi harus jalan sekitar 10 meter ke dalam gang. Tak terlalu jauh sih. Setelah saya tanya ke satpam hotel lagi pula tak apa parkir di depan jalan tersebut. Asal saat pagi harus segera bawa mobil jalan karena akan banyak motor yang akan parkir.

Setelah sampai konter hotel saya langsung check in dan dapat kamar nomor 29 di lantai bawah. Setelah check in langsung masuk kamar. Buka packing barang dan mandi air panas. Setelah mandi sempat browsing-browsing internet sejenak merancang plan di hari Sabtu. Tak kuat akhirnya tertidur. Zzzz. Lanjut part berikutnya.

Expense malam pertama di Bali:

  • Pocari Sweat 8.000
  • Pick up Fee 80.000
  • Bensin 100.000
  • Parkir airport 9.000
  • Air Mineral 4.000
  • Total: 211.000

Bersambung ke part 3.

3 thoughts on “Jon Flashpack to Bali – Part 2: Landing and Hotel Check In

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s