Review Helm KBC V-Series – Haruskah anda membelinya?

Helm adalah aksesoris pengaman yang terpenting bagi pengendara motor. Selain itu helm juga adalah aksesori yang penting untuk mendongkrak penampilan. Sehingga bukan hal yang aneh bagi beberapa orang berbudget lebih untuk membeli helm impor dengan satuan harga hingga berjuta-juta rupiah untuk mengejar 2 faktor tersebut safety dan prestis.

Sebelumnya saya awam terhadap nama KBC. Dulu saya pikir KBC adalah merk helm biasa. Dengan semakin banyaknya pengguna sepeda motor di Indonesia, banyak produsen memanfaatkan ceruk pasaran subur ini sehingga munculah mungkin berpuluh merk helm dengan berbagai macam tipe. Dari berbagai merk tersebut dapat dibagi menjadi 2 kategori. Pertama helm lokal dengan range harga biasa. Kedua helm import dengan range harga menengah ke atas. Untuk kategori pertama bisa kita sebut diantaranya ada Ink, NHK, GM, VOG, BMC, KYT dan lain-lain. Untuk kategori kedua bisa kita sebut Nolan, Arai, AGV, Shoei, Shark dan KBC. Ya ternyata KBC bisa masuk kategori helm menengah.

Beberapa minggu lalu helm KBC resmi hadir di Indonesia melalui distributornya PT. Central Sole Agency yang menaungi group Indoparts. Pada waktu yang sama KBC mengeluarkan seri terbaru V-series dengan harga yang cukup terjangkau bagi pasar Indonesia. Pada momen Jakarta Fair tahun 2011 ini distributor KBC juga memberikan penawaran menarik dengan program trade in tukar helm bekas dan program cicilan 6 bulan bagi pengguna kartu kredit BCA. Kesempatan ini tak saya sia-siakan. Pada Kamis lalu saya menyempatkan mampir ke Jakarta Fair di malam hari. Langsung meluncur ke stand helm KBC dan melihat-lihat beberapa tipe yang dipajang. Awalnya sempat tertarik dengan tipe tertentu yang saya lupa namun bercat repsol dengan harga sekitar 1.500.000. Namun setelah mondar-mandir di stand tersebut saya memutuskan untk mengambil tipe terbaru V-Series saja dengan harga 550.000. V-Series sendiri terdiri dari 2 jenis stripping. Euro dan Zero. Setelah membanding-bandingkan untuk warna dominan stripping merah, tipe Zero memiliki kombinasi warna yang paling cocok untuk saya. Pada kesempatan yang sama, saya pun baru tahu bahwa KBC V-Series telah mendukung teknologi pinlock. Pinlock di sini adalah sebuah lapisan tipis yang akan dipasang menggunakan pin kecil di belakang visor. Kegunaan dari pinlock ini adalah untuk mencegah munculnya embun saat kita bernapas. Harga resminya sekitar 350.000. Namun kemarin untuk pembelian sekaligus dengan helm akan dihargai 99.000 saja. Meskipun sempat kecewa karena saat melakukan pembelian dengan insiden mesin EDC yang error sehingga kartu kredit saya digesek sampai 3 kali dan saya harus tertahan di stand itu hampir 1 jam, secara umum saya cukup puas dengan Helm KBC V-Series ini.

Pertama helm ini memiliki bobot yang cukup ringan. Sehingga tidak akan membuat kita cepat lelah meskipun untuk perjalanan yang cukup jauh. Kedua, kombinasi stripping V-Series cukup bagus meski seperti sudah disebut tadi saya cenderung lebih suka stripping  V-Series Zero dibandingkan Euro. Ketiga, seperti helm-helm jaman sekarang Visor cukup mudah untuk dipasang dan lepas. Keempat, dengan teknologi pinlock saya sangat dimudahkan dengan tak perlu membuka tutup visor saat jalanan merayap hanya untuk menghindari helm yang berembun.

Dari faktor-faktor positif tadi beberapa hal yang agak saya kurang suku dari helm KBC ini adalah mekanisme mengunci belt ke dagu yang menurut saya agak aneh. Helm-helm lain biasanya menggunakan mekanisme klik seperti seat belt mobil. Namun pada helm KBC mekanisme terkesan tradisional, meski SPG penjualnya berpromosi mekanisme ini jauh lebih aman. Untuk memasang belt helm KBC kita harus mengalur belt melalui 2 pin besi kemudian melock ke semacam kancing biasa. Dengan mekanisme ini tak ada mekanisme mengendurkan dan mengencangkan belt karena memang pada akhirnya secara otomatis belt akan selalu terpasang dalam kondisi kencang. Kedua, KBC V-Series ini adalah helm pertama saya dengan teknologi pinlock. Entah mengapa ruang sempit antara pinlock selalu seperti basah berair tipis. Padahal saya sudah berulangkali membuka pinlock dan mengelapnya. Meski tidak mempengaruhi penglihatan sama sekali namun hal ini agak mengganggu juga.

Demikian review singkat helm KBC ini. Dengan kelebihan dan kekurangannya secara personal saya pikir skor 4 dari 5 bintang cukup layak diberikan. Semoga bermanfaat.

13 thoughts on “Review Helm KBC V-Series – Haruskah anda membelinya?

  1. Renald berkata:

    Gan justru cara penguncian DD ring (yang kata agan ribed) adalah syarat wajib bagi helm balap. Semua helm impor spek balap juga kayak gitu kok, dan jelas jauh lebih aman, soal kencang-tidaknya bisa diatur kok, memang butuh pembiasaan. Soal pinlock yang ngga rata mending dibuka dulu pinlocknya, trus ikutin cara pasang di http://pinlockusa.net/Installing_Pinlock_Lens-KBC
    Saya juga beli helm ini, dan ternyata pinlock ga rata, staff KBC di PRJ kayaknya blm tau ttg cara pasang yg bener. Smoga bermanfaat gan

    • lamida berkata:

      Wah terima kasih untuk tanggapannya. Yup sejak awal pun saya sudah diberitahu bahwa justru penguncian mode seperti ini yang jauh lebih aman. Ya worthit lah helmnya.🙂

    • Juragan Helm berkata:

      Pemasangan Pinlock di kaca KBC membutuhkan adjustment (dicoak sedikit) sehingga permukaan Pinlock tidak menempel dgn permukaan kaca.
      Adjustment ini dibutuhkan karena KBC tipe V-Series yg masuk ke Indonesia menggunakan kaca datar (flat visor) yg lebih baik daripada kaca standar cembung.
      Helm KBC sekarang bisa didapat di http://www.juraganhelm.com sebagai dealer resmi KBC di Jakarta🙂 Thanks

  2. azkamia berkata:

    setuju sama mas renald, DD ring (double D ring) emang syarat wajib buat sistem pengunci helm balap. trus saya juga dapet info knp KBC yg beredar di indonesia bisa murah adalah karena tidak menyertakan sertifikasi snell. Tapi bukan berarti KBC yg di sini adalah spek down dari yg beredar diluar negeri, hanya saja di Indonesia helm cukup bersertifikasi SNI. Dengan tidak menyertakan sertifikasi snell, maka biaya produksi bisa lebih murah.

  3. SULBOY berkata:

    justru sistem pengunci “Double D-Ring” inilah yang menjadi daya pikat..
    yang biasanya hanya ada di helm dengan harga diatas 1 juta.

    bisa disimpulkan kalau KBC V-series ini jadi helm “balap” berkualitas yang terjangkau.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s