Senin nonton, Selasa nonton dan Rabu nonton

Dari senin sampai rabu kemarin, saya berturut-turut pergi ke bioskop. Hari senin saya nonton Public Enemy di Blok M Plaza. Masuk bioskop setelah 15 menit film tayang. Satu jam sebelum film habis orang yang saya ajak menonton gelinjangan seperti cacing mengajak pulang karena kebosanan atas cerita film yang dia anggap membosankan. Capek dehh, kalo gitu ya ga usah ikut sekalian atuh. Memang sih durasi filmnya agak lama hampir 150 menit dan adegan ngobrol yang terlalu banyak.

Hari selasa giliran Pejaten Village XXI yang saya sambangi. Berbekal navigasi Garmin Mobile XT di handphone saya bergerak ke sana. Namun, sang GPS tidak terlalu banyak membantu karena saya tetap saja nyasar. Ujung-ujungnya nanya ke orang juga. Sesampai di TKP saya langsung terkekeh-kekeh sendiri, ternyata Pejaten Village itu ada di lurusan Mampang Prapatan. Segera ke parkiran mobil (itu loh yang rodanya 2), kemudian melesat ke bioskop. Agenda film yang akan saya saksikan adalah Ice Age 3: Dawn of Dinosaur. Saya tidak akan mereview namun secara pribadi saya memberikan skor 5 bintang untuk film kartun ini. Sangat lucu.

Hari rabu saya menuju Plaza Senayan XXI. Saya penasaran ingin mencoba nonton film 3D. Itu loh, yang nontonya harus pake kacamata gaul (kacamata 3D maksudnya). Filmnya film kartun berjudul Up. Tiket 35.000 durasi 90 menit. Kacamata cukup bagus, sayang tidak boleh dibawa pulang. Kesan 3Dnya seru juga mungkin karena saya baru pertama mencicipi. Jadi seakan-akan layar bioskop tidak datar, namun ada dimensi panjang, lebar dan tinggi. Seperti kita bisa masuk ke sana dan yang di layar bisa ke luar menuju kita. Untuk cerita filmnya sendiri tidak selucu Ice Age. Up agak membosankan. Oh ya satu hal lagi, film 3D tidak menyediakan subtitle. Supaya terkesan mengerti, ikuti suasana bioskop. Ketika penonton lain tertawa, kita harus ikut tertawa. Ketika yang lain menggumam sedih, kita juga harus mengikuti. Jadi kesannya kita seakan mengerti (padahal bingung) hahaha… Kesan buruk setelah nonton film, saya ditahan sekuriti bioskop sebentar karena tas yang saya bawa membunyikan detektor di pintu keluar bioskop. Mungkin karena kacamata 3D mahal, pihak manajemen sana sangat berhati-hati agar jangan sampai ada kacamata yang ikut pulang dengan penonton. Setelah saya diminta mengeluarkan isi tas, ternyata hardisk portable FreeAgent Go yang membunyikan alarm detektor. Sialan.😦

Oke mau cerita itu saja. Tadinya hari Kamis kemarin masih mau nonton, namun belum dapat film menarik yang layak ditonton. Yeah, hidup nonton.

One thought on “Senin nonton, Selasa nonton dan Rabu nonton

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s