Maryamah Karpov has been launched

Akhirnya salah satu buku yang paling ditunggu-tunggu banyak orang di tahun ini diluncurkan juga. Pamungkas dari Tetralogi Laskar Pelangi Andrea Hirata, Maryamah Karpov. Inilah penutup kisah, penjawab segala pertanyaan-pertanyaan yang menggantung dari seri-seri yang telah diluncurkan sebelumnya, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor.

Sebelum mengikuti karya Andrea Hirata, saya bukanlah tipikal penikmat fiksi yang fanatik. Koleksi buku-buku saya sebagian besar ada pada topik ilmu terapan dan pengembangan diri. Hampir tidak ada fiksi dan komik pun hanya punya beberapa. Awal tahun 2008 lalu, seorang kawan memberikan saya buku Laskar Pelangi. Sebelumnya sempat mendengar hingar bingar pembicaraan orang tentang cerita novel tersebut. Namun saya belum memiliki ketertarikan untuk menyisihkan uang untuk membeli dan meluangkan waktu untuk membaca.

Setelah mendapat pemberian tadi, malam sesampai di rumah buku tersebut langsung saya coba baca. Niatan awalnya hanya membaca beberapa bab awal saja. Namun, seperti disihir, saya tidak memberhentikan diri membaca kata demi kata, paragraf demi paragraf hingga tanpa tersadar saya telah menamatkan Laskar Pelangi dalam satu malam tersebut. Dua kata yang mungkin dapat saya lontarkan berkaitan dengan pengalaman tersebut adalah “Luar Biasa!”.

Andrea membuka persepektif baru dalam menuliskan sebuah kisah. Dengan segala kesan dan pesan yang mendalam. Ketika membaca deskripsi visual, saya serasa melihat apa yang dideritakan. Ketika membaca uraian yang berbunyi, seakan-akan pula saya mendengar suara tersebut.

Tidak lama setelah menyelesaikan Laskar Pelangi, saya pun langsung berburu sekuel tetralogi itu. Saya langsung membeli Sang Pemimpi dan Edensor. Namun saya pun bertanya-tanya ada apa dengan Maryamah Karpov. Mengapa tidak ada di toko buku. Jelas-jelas di side cover 3 buku pertama tersebut telah menampilkan gambar sampul Maryamah. Dalam proses perburuan saya pun baru tahu bahwa tetralogi keempat tersebut belum diterbitkan.

Setelah habis membaca 3 novel pertama tadi rasa penasaran begitu menggebu untuk mengetahui jadwal rilis buku keempat. Bulan demi bulan berjalan, berbagai kabar burung pun berkelebatan. Yang pasti dari sumber resmi disampaikan bahwa Maryamah Karpov baru akan dirilis setelah peluncuran film bioskop Laskar Pelangi.

Minggu 30 Nopember tadi, dalam sebuah ketidak sengajaan saat saya menyusuri kolom-kolom berita di Harian Kompas dalam perjalan bis dari Ciawi menuju cempaka Mas, mata saya langsung terpaut pada informasi peluncuran Maryamah Karpov sekitar 2 hari lalu. Tanpa banyak berpikir, sesampai di Cempaka Mas saya langsung menyebrang ke ITC lalu langsung membeli Maryamah Karpov di Gramedia.

Saat buku tersebut masih tersimpan rapi, di meja buku di kamar saya. Paling pun baru sempat saya baca sabtu depan. Pasti akan menjadi pengalaman luar biasa yang Insya Allah akan saya coba bagi di sini.

2 thoughts on “Maryamah Karpov has been launched

  1. evasan berkata:

    saya udah beli novelnya. niatnya mau baca sampai habis tapi karena pekerjaan sudah di kejar dead line. akhirnya saya simpan dulu di lemari supaya ga tergoda untuk membacanya. berat banget, karena lagi menyelesaikan pekerjaan, pasti inget maryamah karpov…aduh godaan berat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s