Analisa Kesuksesan Honda Revo

Posting Honda Revo di blog ini ternyata menjadi salah satu posting paling ramai yang pernah saya buat. Bila dirunut ulang, tulisan tersebut dibuat lebih dari satu tahun yang lalu. Pada waktu itu saya pun masih mengingat jelas, masih sangat sedikit sekali Honda Revo yang berkeliaran di jalananan. Saya dan Honda Revo saya menjadi yang orang-orang pertama berkeliaran di Jakarta dan sekitarnya. Sempat terpikir juga pada waktu itu jika saya akan menjadi rider motor langka yang gagal di pasaran.

Saya lupa tepatnya, tapi jika tidak salah Honda Revo pertama diluncurkan sekitar April 2007. Tujuan utama peluncuran Honda Revo adalah langkah Honda untuk mengimbangi penjualan Yamaha yang pada waktu itu sangat bagus. Sejak sekitar Maret 2007 beberapa snapshot foto dan bahasan tentang Honda Revo ramai muncul di beberapa tabloid dan forum internet. Saya pun masih teringat betul bahwa pada masa-masa pra peluncuran hingga beberapa bulan pertama setelah launching, banyak sekali nada-nada sinis yang mengarah pada Honda Revo. Miskin teknologi, gegabah, motor anak smp hingga sampai ada yang memplesetkan Honda Revo menjadi Honda Evo (Evolution, perubahan lambat). Pada masa tersebut juga banyak sekali orang yang memperkirakan Honda Revo akan menjadi produk yang gagal. Alasannya, Honda Revo hampir sama sekali tidak menawarkan teknologi baru, hanya facelift tampang, ganti baju dari generasi Honda Supra. Kapasitas mesin Honda Revo pun dianggap terlalu pas-pasan, hanya 100cc. Paling-paling pun hanya berguna untuk ibu-ibu yang hendak belanja ke pasar (kata mereka pada waktu itu).

Sekitar Mei 2007 saya pun memutuskan mengambil Honda Revo berwarna merah. Pelat nomor keluar pada bulan Juni 2007. Seperti telah disebut di atas, saya pun menjadi rider-rider pertama yang mengendarai Revo. Selang beberapa minggu setelah itu, ternyata prediksi kegagalan Honda Revo sama sekali meleset. Dengan promosi yang sangat jor-joran dan nama besar Honda yang masih memiliki taring, Honda Revo terjual laris manis. Honda kembali mulai mencoba menyalip penjualan Yamaha. Nampaknya usaha tersebut membuahkan hasil. Jalan-jalan pun mulai ramai dengan si bebek anak emas Honda ini.

Berikut adalah analisis ala kadarnya yang saya buat berkenaan dengan kesuksesan Honda Revo.

Pertama, Honda Revo ada di ceruk pasar yang gemuk, motor niaga. Revo adalah motor harian yang banyak dibutuhkan orang sebagai alat transportasi, berbeda dengan pasar segmented motor sport atau pasar unik motor matic.

Kedua, keminiman teknologi yang awalnya diduga akan menjadi nilai minus ternyata justru menjadi nilai positif bagi-bagi orang-orang untuk memiliki Revo. Dengan menggunakan mesin lama, Revo akan lebih memiliki dukungan suku cadang yang lebih baik dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Motor kelas premium mungkin membutuhkan revolusi teknologi terus menerus, namun teknologi standar sudah cukup untuk motor harian seperti Revo.

Ketiga, mengenai kapasitas mesin. Pada awal peluncuran Honda Revo banyak sekali orang menyayangkan kurusnya kapasitas mesin Revo. Namun kemudian, sekali lagi pilihan kapasitas mesin tersebut justru menjadi nilai positif lain bagi kesuksesan Honda Revo. Yang paling nyata adalah konsumsi bahan bakar yang cukup irit.

Keempat, masalah kecepatan dan akselerasi. Beberapa orang pecinta kecepatan yang membutuhkan tunggangan ekstra cepat dan responsif. Namun melihat realitas keseharian Jabotabek (tempat tinggal saya sehari-hari) kecepatan adalah hal yang sulit dicapai. Honda Revo pun tidak dirancang untuk berkencang-kencang ria. Honda Revo disiapkan sebagai kendaraan harian yang irit namun bergaya dan dikendarai dengan kecepatan yang wajar. Sebagai pengalaman pribadi, top sped 80 Km/jam yang dimiliki Revo saya sudah cukup bagi saya.

Kelima, salah satu faktor paling utama dari kesuksesan Revo adalah tampilannya yang sangat revolusioner. Desain Revo adalah desain terbaik motor bebek yang pernah Honda (dan mungkin merek-merek lain juga) keluarkan. Desain yang serba tajam, futuristik, pilihan velg racing, mesin cat hitam, knalpot yang cukup cantik, suara mesin khas agak ngebas, pilihan warna yang beragam.

Keenam, promosi. Ingin barang dagangan anda laris? Promosikanlah dengan gencar. Masih ingat kan, iklan-iklan pertama Honda Revo yang banyak menggunakan artis sinetron sebagai bintang iklannya.

Ketujuh, nama besar Honda. Semakin tinggi anda berada, angin akan semakin kuat menggoyang. Harus diakui, meski banyak orang yang sinis, nama besar Honda masih cukup berpengaruh di Indonesia. Seperti orang-orang tua dulu yang enggan membeli motor kalau bukan Honda. Ya motor, ya Honda ujar mereka.

Barang kali itulah analisa dangkal saya. Segala komentar akan sangat dihargai (tapi yang santun ya).

26 respons untuk ‘Analisa Kesuksesan Honda Revo

  1. ferry sudiro berkata:

    coba perliahtakan modifikasi honda revo 2008dengan 100cc apa bisa dipakai dengan kecepatan 140-160km/jam.gaya-gaya modifnya.dan memang bener banget sandar tapi bod bagus

  2. devil berkata:

    honda revo bisadiajak ngebut ko larinya lumayan top speed nya bisa sampe 105 km/jam yang penting jangan lupa ganti CDI XP,koil nya jg trus bobok knalpot n seting ulang karbunya+pakai pertamax yau…..motor 110cc jg lewat lw coba aj……

  3. saprol berkata:

    emang betul tuh mz. Honda revo gw aja bisa lari sampe 105km/jam bahkan bisa lebih, sayangnya pas ane jajal trek lurusnya udah abiz..!!!

  4. fikri berkata:

    ya knp revo d anggap gagal? padahal menurut saya sudah bagus. dan masalah kecepatan. saya pernah coba dan ternyata tembus 115 km/jam.

  5. gebi berkata:

    dewangga

    revo emang keren bro.. Bener tu. Sama, Top speed revo q juga 105 km/jam. Mesin standar abis lho. Handling enak juga.

    Tiap gigi udah aku coba. Hasilnya:

    gigi 1 bisa nyampe 35 km/jam
    gigi 2 nyampe 60 km/jam
    gigi 3 nyampe 80 km/jam
    gigi 4 ya nyampe top speed donk..
    Skali lagi mesin masih standar abis lho.

    Tapi jarang deng aku sampe 105 kpj

    Soale setelah kecepatannya lewat di angka 95 kpj, pertambahannya lambat n cdi limiter nya dah mulai nahan nahan.

    Yg agak ngeri kalo lewat jalan yang kiri kanan nya kosong or cuman sawah sawah gitu.. Rasa nya goyang kena angin.. hehe.

    Cobak kalo bebeknya ga terlalu nekuk ke dalem n dilebarin 2cm.
    Pasti lebih aerodinamis n goyangan itu bisa diminimalisir.

    Tapi keseluruhan, motor bebek terkeren ya honda revo donk..

    fs : d_furious_revo@yahoo.com
    ada foto revo ku di situ.. hhe.

    Finally, salam honda revo.. Thx.. GBU all..^^

  6. dismas070492 berkata:

    wah, revo standar saya sudah 17.500an km tapi masih jos… top speed 110km/jam dengan mesin standar abis. cuma ganti busi tdr. oli pakai mpx1. wes banter, irit maneh. 1ltr:40km (agressive riding style)

    • iwan berkata:

      kalau revo saya lebih irit lgi bang, skrng aja udh 86.786an km nya tp udh seminggu ini spedo nya rusak.hehe cm kmrn bru di remer sih maklum udh agk ngos-ngosan jlan nya tp irit ngt bang, 1ltr tu bisa ampe 50km. emng mantep si Rebi.

  7. Andrea_dwicahyadi@yahoo.co.id berkata:

    Iya tuh… Mtr revo w uda w ksh cper dpan doank tambah nyaman aja…. apa Lagi mtr w tembus 120km/j… pdhal msh standar bgt loh… w u/ Nembus 100km/j cma 10 detik aja…. gila dah…. best of revo 100cc

  8. Fajar Wicaksono berkata:

    Saat ini ane punya Revo 100 cc dengan STNK September 2017 (beli Agustus 2007)…. Walaupun cuman 100 cc, tarikannya sangat responsif mengingat body yang paling aerodinamis namun stabil menurut saya

    Selain itu, headlamp Revo 100 cc juga cocok untuk touring mania jarak jauh.

    Terakhir top speed revo di jalan Narogong bisa nembus 90 km/jam (17 Agustus 2010). Padahal jalur itu merupakan padat truck dan tronton mania.

    Pengen banget revo bisa dimodif sedikit agar cocok buat touring mania.
    Planning List:
    1. Knalpot
    2. Tachometer Analog
    3. sisanya analisa penulis blog ini…. hahahaha

  9. REVOLUXIONZ berkata:

    tampilan standar x aja udh keren bnget,apa lgi klau di modif pke RDB nya supra 125..wiz tmbh keren tenan..hehe
    ayo bkin club REVO…!!
    hehehe

  10. juhock tantono berkata:

    andai di indonesia dijual Honda Wave X 125 Ultimo (desain honda revo 100cc tp pakai mesin nya supra 125)

  11. amiramrullah berkata:

    gging in you’ll post the following comment to Analisa Kesuksesan Honda Revo:

    Revo ane 2007 spoke wheel, dimodif pelek lebar champ warna item 2.15″ depan, 3.00″ belakang.
    Pake ban 90/80 depan sama 120/70 belakang.
    Sproket belakang honda kharisma yang geriginya 41.
    Pake pelindung kenalpotnya jupiter z yang lama, biar safe.
    Tapi top speednya cuma sekitar 75kpj. Sama borosnya kebangetan….
    Tapi tampilannya jadi sporti banget

  12. Rudy revo holic berkata:

    revo aku juga bisa tembus sampe 110 km/h irit pula bahan bakarnya. Dibawa mudik cirebon surabaya mantap gan, ga ada kendala, kalo nanjak di pegunungan enteng bgt. Gigi 3 masih bisa joss sampe 70 km di jalan pegunungan. Mantap dah

Tinggalkan Balasan ke saprol Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s