Be Extra Ordinary

Lagi bingung mengenai arah hidup nih. Padahal ironisnya pada banyak kesempatan gue sering sok memberi nasihat pada kawan-kawan untuk mempunyai ancang-ancang arah hidup yang jelas. Gue sering memberi kawan-kawan masukan untuk punya rencana dalam setiap sisi kehidupan secara detail. Improvisasi memang perlu dan harus diakui juga, rencana hidup pasti tidak mungkin akurat 100 %. Namun, paling tidak dengan punya rencana setidaknya kita punya sandaran yang membimbing kita ketika menelusuri lorong gelap kehidupan. Kontradiksi pun kini tengah terjadi. Ternyata sekarang gue justru sedang ada di tengah kebingungan dalam mendefinisikan tujuan kehidupan gue.

Mau kemana sih gue, mau menjadi apa, lalu melakukan apa ketika gue tiba di tempat yang gue inginkan?

Secara sederhana, tujuan hidup gue dalam pernyataan yang singkat adalah “Be Extra Ordinary“. Tentunya dalam arti yang positif. Bukan Extra Ordinary Weird, Extra Ordinary Idiot, Extra Ordinary Sin, apalagi Extra Ordinary Poor. Kagak deh. Gue selalu ingin menjadi orang yang benda, unggul, unik, nyeleneh dan radikal mungkin. Tapi sering kali ketika sedang berjalan lurus dalam alur kehidupan, gue terkadang merasa terjebak dan bingung dalam mencapai tujuan-tujuan gue. Tiba-tiba gue pun berhenti dan males ngapa-ngapain.

Beberapa bulan lalu gue sempet bikin target/plan 3 tahun ke depan gue. Daftar di bawah ini adalah 10 target yang harus gue tunaikan tahun 2008 ini, berikut progresnya.

1. Expectation: Hired jadi software developer di Mitrais, Bali.
 Fact: Gue gagal di seleksi-seleksi akhir, namun setelah itu gue keterima kerja juga di salah satu software house di Jakarta Selatan, tanpa harus bermigrasi ke Kuta. Target utama gagal, pencapaian yang sekarang bisa mensubstitusi kegagalan tersebut.

2. Expectation: Punya tabungan minimal 50 juta sampai akhir 2008.
Fact: Karena Akhir 2008 masih ada 2 bulanan lagi, gue masih berusaha untuk bisa mencapai targetan tersebut.

3. Expectation: Lancar Bahasa Inggris, International TOEFL score minimal 550 (syarat beasiswa).
Fact/Progress: Nggak ada progres sama sekali untuk target gue yang satu ini. Pengen belajar otodidak, hampir ga ada waktunya. Kalo ada rejeki gue sedang merencanakan untuk kursus Bahasa Inggris di Wallstreet Institute. Kayaknya tempat kursus itu sedang naik daun banget sekarang.

4. Expectasi: Lancar Bahasa Jepang, soalnya gue pengen banget bisa nerusin master sampei doktoral degree di Negeri Sakura.
Progress: Almost no progress at all. Susah banget nyediain dedicated time buat otodidak belajar. Kayaknya harus nyari pacar anak jurusan Bahasa Jepang, biar bisa diajarain :p

5. Expectation: Menguasa Java Platform dengan segala teknologinya.
Progress/Fact: Cukup progresif sih, secara gue bergelut di bidang tersebut sehari-harinya. Cuma harus lebih intensif lagi. Gue harus mulai mendalami Java Enterprise Edition juga nih. Sampai sekarang kebanyakan masih berkutat di Java Standard Edition doang.

6. Expectation: Menguasai segala konsep dan teknologi rekayasa perangkat lunak.
Progres/Fact: mirip dengan point 5 di atas. Tapi tiba-tiba di tengah jalan pengen agak-agak banting setir jadi konsultan ERP gitu. Kayaknya duitnya lebih subur :p

7. Expectation: Beli Yamaha V-Ixion.
Progress: Masih ngumpulin duit. Mudah-mudahan pas V-Ixion 2009 keluar udah bisa kebeli secara cash

8. Expectation: Nulis novel.
Progress: Gagal maning. Mati semangat duluan. Nanti akan dicoba dibangkitkan lagi. Kayaknya spiritnya bisa bangkit lagi setelah membaca Maryamah Karpov punya Andrea Hirata.

9. Expectation: Menulis produktif.
Fact: Masih sangat jauh dari produktif. Tulisan-tulisan yang ada pun kualitasnya masih sangat kurang. Yang paling utama, gue belum bisa menghasilkan cash dari tulisan.

10. Expectation: Partisipasi di beberapa kontes.
Fact: Kemarin setelah memaksa diri pol-polan paling tidak gue berhasil mengirimkan satu proposal lomba untuk Indosat Wireless Innovation Contest 2008. Harus terus partisipasi ke kontes-kontes lainnya.

Itu mengenai 10 target utama tahun 2008 ini. Target lain yang gue anggap penting dan pengen banget bisa gue capai dekat-dekat ini adalah:
– Nerusin kuliah ke Jepang
– Beli Mobil. Dulu pengen banget beli Nissan X-Trail. Saat kemarin Mitsubishi mengeluarkan Lancer EX 2.0 GT langsung merasa jatuh hati. 300 juta bo’. So many start from dream…
– Beli rumah.
– Yang paling deket pengen beli GPS Phone

By the way kok postingan ini jadi gak nyambung sama judulnya yah?
Yo wiss lah, farewell … :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s