Englonesia

Dulu saya pernah membaca artikel menarik di kolom bahasa kompas. Saya lupa Judulnya, tapi topiknya seputar penggunaan bahasa Indonesia yang kacau balau, campur aduk seperti ketoprak dan gado-gado. Ditulis oleh seorang pengamat bahasa Indonesia berkebangsaan Swedia.

Penulis tadi mengkritik bahwa kebanyakan pengguna bahasa Indonesia senang mencampur aduk penggunaan bahasa Indonesia dengan bahasa lain terutama bahasa Inggris. Motifnya kalau dapat membuat prasangka, mungkin agar terlihat keren. Lihat saja MTV, atau dengar penyiar di radio-radio atau yang lebih dekat dengar saja percakapan-percakapan di sekitar kita.

“Hey guys next akan kita dengar pada posisi 8 di Chart MTV ampuh…. bla..bla dengan ….. check it out.”

Lalu…

“Berikutnya ada di posisi 7 bla… bla… , here they are. Enjoy it”

Atau yang ini mungkin…

“Yes still from 8th floor of sarinah building thamrin jakarta, ketemu lagi dengan gue, bla.. bla.. di bla… bla.. FM.” (di salah satu radio)

Atau dalam percakapan

“By the way friend elo udah ngerjain tugas kuliah untuk hari ini blom?”

Potongan wawancara pejabat:

“Nanti akan saya samapaikan semua informasi yang anda butuhkan dalam press conference. Itu semua akan di-meeting-kan dulu hari ini.”

Dan seterusnya.

Kalau bisa diberi nama, sindrom-sondorm tadi nampaknya cocok disebut dengan Englonesia, canmpur aduk English plus bahasa Indoneisa. Believe it or not, saya juga ternyata salah satu pengidapnya (he… he.. he.. ). Inconsistent yah?

 

Hanya saja harus disadari betul, bahasa itu sedikit banyak menggmbarkan pola pikir penggunanya. Bila seseorang dapat berbahasa dengan baik itu cukup menggambarkan bahwa pola pikirnya cukup baik Tapi jika penggunaan bahasanya kacau balau itu pjuga cukup menggambarkan bahwa di orang ini tikda memiliki pola pikir sebaik pengguna bahasa yang disiplin. Cobala berdisiplin dalam menggunakan bahasa. Jika ingin berbicara bahasa Indonesia, bicalah bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Namun jika ingin berbicara bahasa Inggris, bicaralah bahasa Inggris dengan benar pula, jangan setengah-setengah. Oh ya ada yang ingat kalimat-kalimat campur aduk lainnya? Yang diucapkan selebriti atau pejabat? Bisa ditambahkan di komentar di bawah.

Akhirnya Sidang Skripsi Juga

Dear day!
Hari ini gue udah ujian skripsi!
How fun. Seneng banget. Alhamdulillah meski tidak tampil terlalu sempurna nampaknya semua berjalan cukup baik tadi siang. Saya masuk sekitar jam 1.30 dan selesai sekitar jam 3 sore. Presentasi standar baik tapi masih jauh dari sempurna. Saya terkadang selalu bingung untuk menarik perhatian orang lain agar dapat tertarik pada apa yang kita presentasikan. Demomstrasi software juga berjalan lancar, namun nampaknya tidak semenarik apa yangs aya bayangkan sebelumnya, tapi lumayanlah.

Siang tadi juga saya mendapat pelajaran berharga tentang kerendahan hati. Sebuah kritik dilontarkan seseorang pada saya. Kritik tersebut menelanjangi kesombongan saya, sangat menyakitkan namun sangat berharga bagi saya. Rendah hati adalah hal yang sangat penting dan kesombongan adalah hal yang sangat berbahaya.

Berarti, mulai besok tinggal fokus menyelesaikan berkas wisuda dan semoga tidak ada masalah lain yang mengganjal sehingga semua bisa berjalan lancar hingga seremoni wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret nanti.

Oh ya, ada satu curhatan lagi. Saya sedang merasa sangat tidak nyaman dengan seseorang oknum yang tidak menyenangkan di jurusan di kampus. Entah mengapa pria gaek tadi nampak merasa tidak senang pada saya tanpa saya ketahui penyebabnya. Sementara saya sendiri merasa sangat segan unutk mengobservasi simptom ketidaksenangan tadi. Ini bagian menarik lain dari psikologi tentang manusia. Sangat mudah untuk berbuat baik pada orang yang baik. Tapi kebanyakan orang sangat berat berbuat baik pada orang yang tidak baik. Padahal yang terakhir tadi akan menunjukan manusia mana dengan kualitas kepribadian yang lebih baik.

Ok Jon, welcome to the new phase of life. Prepare for the next, semoga bisa menjadi manusia yang berguna dan tetap rendah hati.

Ubuntu Fever

Maksudnya demam Ubuntu (ntar saya cek kamus deh). Yup beberapa hari ini saya sedang demam Ubuntu. Bagi yang bukan orang tipe pengoprek komputer mungkin agak asing dengan terminologi Ubuntu. Ubuntu adalah salah satu distribusi paket sistem operasi komputer GNU/Linux. Semacam microsoft window lah. Tapi bedanya, keluarga Linux termasuk ubuntu adalah sistem operasi yang bebas didistribusikan secara free dan sebagian besar gratis.

ubuntu-logo.jpg

Selain Ubuntu, sebenarnya ada banyak distribusi Linux lain. Ubuntu memang baru muncul sekitar 3 tahun terakhir namun langsung menggebrak dan membuat jatuh hati banyak orang, termasuk saya. Salah satu karakter yang banyak membuat orang cinta tadi adalah kemudahan penggunaan yang ditawarkan oleh ubuntu dibanding distribusi Linux yang lain. Cukup merevolusi pakem juga. Padahal sebelumnya saya adalah pengguna Linux Slackware, salah satu distribusi Linux yang dianggap paling sulit. Agak segan menggunakan Ubuntu karena merasa kurang keren karena terlalu mudah. Tapi sekali lagi, seminggu terakhir paham saya berubah total. Ubuntu luar biasa. Deteksi hardware dilakuakn dengan sangat mengagumkan. Bahkan, modem dial-up di laptop saya yang tidak dikenali di Windows, dapat dikenali dengan baik di Ubuntu. Softwarenya sangat bervariasi. Ada puluhan riibu dan terus bertambah yang dapat didownload setiap saat. Tampilan grafiknya mempesona. Apalag ditambah dengan kemampuan Comfiz Fusionnya membuat desktop windows xp dan bahkan mungkin vista sekalipun tidak ada apa-apanya. Sekali lagi, semua itu bisa diperoleh dengan free! Malahan Canonical (perusahaan di balik Ubuntu yang bermarkas di Afrika Selatan) menyediakan free CD untuk user yang membutuhkan. Coba ketik saja di google: “ubuntu ship it” maka anda akan memperoleh link ncara mendapatkan free cd tadi.

Total Recall dan Imaginasi Teknologi

Semalam saya nonton lagi film Total Recall. Kalau tidak salah baru kali yang kedua. Dulu beberapa tahun yang lalu pernah nonton juga sekali. Aktor utamanya Arnold Schwazenegger sang gubernur Texas. Pemain yang lainnya nggak tau, nggak penting juga sih. Ada bagian penting dari film tersebut hingga menjadi salah satu postingan saya hari ini. Cukup menarik buat saya, semoga juga buat anda.

10980total-recall-posters.jpg

Total Recall, kalau tidak salah dirilis sekitar tahun 1990. Jadul abis. Sementara, justru ceritanya mengambil setting di masa depan. Entah tahun berapa, yang pasti ceritanya sangat futuristik dimana pada masa tersebut manusia sudah dapat tinggal di luar planet bumi seperti Mars dan Saturnus. Si Arnold ini menjadi salah seorang yang bermimpi untuk bisa berlibur ke Mars di tengah kebosanannya bekerja sebagai seorang buruh bangunan.

Untuk cerita detailnya mungkin bisa melihat di disc tara saja, biasanya film-film lama DVDnya murah. Point of interestnya adalah, bahwa dari Total Recall kita bisa melihat bahwa terkadang dan sering imaginasi manusia bisa berbalapan dengan pencapain saat ini. Mungkin sampai sekarang kita belum dapat membangun koloni di luar planet bumi. Tapi banyak sekali teknologi futuristik dari film yang sudah dapat didahului dalam realita sekarang. Satu contoh dari total recall, di film itu orang sudah berkomunikasi dengan video phone. Namun konyolnya, kok video phonenya pakei video tabung CRT kayak tv jaman dulu. Padahal di jaman sekarang hp-hp supertipis 3g sudah menjadi hal yang sangat lumrah di sekitar kita. Belum lagi taksinya yang superkonyol lagi. Sedan nanggung nggak jelas dengan robot aneh sebagai supirnya. Yup itulah film dan inilah realita.

Satu imaginasi kreator film yang mungkin belum terkalahkan hingga sekaranga adalah Fujiko dan Fujio dengan Doraemonnya. Biarpun sudah ada sejak tahun 1960 tapi sebagaian besar imaginasi di sana masih berupa imaginasi.

Sidang Skripsi Lagi

Kayaknya gue kehabisan judul untuk ngebahas masalah sidang skripsi. Jadi, hingga Senin 11 Februari ini, saya belum mendapatkan kepastian jadwal sidang saya. Padahal, wisuda sudah sangat mepet. Semua berkas wisuda harus sudah masuk Jumat tanggal 15 Februari nanti. God! Saya harus bisa menyelesaikan semua. Saya yakin, saya melihat, saya merasakan dan saya mengalami.

Saya harus sidang skripsi setidaknya Rabu lusa. Mempresentasikan dengan baik, performa maksimal, penjelasan mengesankan, demosntarasi mengagumkan dan jawaban pertanyaan yang memuaskan. Sehingga tidak ada revisi yang terlalu kompleks pasca sidang dan semua ekpektasi saya akan kelancaran akan terwujud. Semuanya akan rampung sebelum Jumat sore.

Thesis Submition

akhirnya saya sudah dapat menyelesaikan juga tetek bengek adminsitrasi pendaftaran sidang. Tinggal sekarang fokus pembersihan bug di software dan mempersiapkan presentasi sebaik mungkin. Hanya saja kalau dilihat waktunya tampak terasa sangat mepet. Senin besok sudah tanggal 11 Februari 2008, sementara tenggat akhir pendaftaran wisuda adalah Jumat 15 Februari 2008. Artinya, saya sudah harus sidang setidaknya pada tanggal 3 Februarai hari Rabu. Dan itu sekali lagi sangat mepet. Tinggal melihat the power of Doa sama the law of attraction lagi nih…

Countdown to daftar sidang skripsi

Menurut jadwal, tanggal 15 Februari 2008 nanti adalah batas terakhir penyerahan berkas wisuda ke BAAK UNJ. Jadi, untuk yang ingin wisuda di semester ganjil ini, harus sudah melaksanakan ujian sidang setidaknya sebelum tanggal 13 Februari. Agak mepet juga memang. Secara pribadi, karya saya dengan perlahan terus diperbaiki dari segala kesalahan. Bug-bug yang ada pada software sedikit demi sedikit bisa ditemukan pemecahannya. Insya Allah, tanggal 6 Februari besok harus sudah mendaftar sidang dengan menyerahkan berkas penulisan. Hanya hari ini saya sedang menunggu Dosen Pembimbing 2 saya yang belum terlihat juga di kampus.

Semoga saja besok dan hari ini tidak hujan terlalu deras dan listrik sudah nyala besok (sejak kemarin listrik di jurusan elektro mati). Besok menemui keadua dosen pembimbing saya, memeriksakan revisi penulisan dan mendapat tanda tangan form serta berkas lengkap untuk pendaftaran sidang. Mudah-mudahan juga tidak ada masalh yang mengganjal dan semua proses bisa berjalan lancar.

Wet Friday

1 Februari 2008.

Coba lihat ke luar rumah sebentar. Di Jakarta dan Bogor, dari tadi pagi hujan hampir tidak berhenti. Air seperti ditumpah-tumpahkan dengan sangat deras. Konyolnya, di hari ini meski tidak memiliki kegiatan di kampus, saya memutuskan ke luar rumah. Jadilah sepanjang perjalanan dari rumah ke kampus saya berbasah-basah ria. Tapi seru juga meski sialnya ternyata celana mantel hujan saya sobek di selangkangan. Jadinya dingin-dingin gak karuan gitu.

Dah ah jadi gak jelas. Happy enjoy wet Friday aja.