Lulus Kuliah????

 

Sebuah idelisme yang menggebu-gebu pun ternyata harus selalu siap terkalahkan. Pada awalnya ada hasrat yang menggebu-gebu sekali untuk bisa menuntaskan kuliah tepat 8 semester. Ada berapa alasan untuk cita-cita tersebut. Pertama kelulusan cepat untuk anak teknik (meski teknik jadi-jadian) adalah sebuah prestasi. Kedua kelulusan cepat berarti menghemat biaya. Tapi cita-cita panjang tersebut harus kalah oleh beberapa hambatan yang cukup kompleks dan idealisme yang lain!

 

Hambatan kompleks yang saya hadapi adalah bahwa semester 8 kemarin merupakan semester terpadat yang pernah saya hadapai. PPL sangat menguras tenaga. PKL tidak semudah yang saya kira. Manajemen waktu saya menjadi sangat berantakan. Barulah kesadaran pun tiba menjelang batas akhir pengumpulan skripsi bahwa saya bekerja terlalu lambat. Meski sudah start sejak februari, finishnya tidak bisa terlalu manis bila dipaksakan semester 8 ini. Sebetulnya likelihood (posibilities) masih sangat besar jika saya memaksa untuk lulus sekarang. Namun tiba-tiba saja hadir idealisme lain yang menguatkan pemikiran bahwa saya harus menunda kelulusan hingga maret 2008. Apakah idealisme tersebut? Uraiannya pada paragraf berikut.

 

Pendidikan adalah hal yang sangat mengagumkan. Dia adalah pilar penting bagi kehidupan. Pendidikan bukanlah tujuan, tapi proses tidak berkesudahan. Inilah idelisme pertamanya. Jika saya menggebu-gebu lulus semester ini saya berpikir malah menjadi orang yang menghiraukan proses. Kemudian ada beberapa hal yang masih belum saya capai juga. Prestasi. Harus disyukuri, 4 tahun terakhir kuliah tidak saya sia-siakan dengan kehambaran. Saya sempat mengikuti beberapa ajang, dan memijakan kaki di beberapa bagian dari bumi Indonesia. Meski sudah cukup membanggakan, saya masih merasa kurang kegemilangan. Ini yang ingin saya capai dalam satu semester perpanjangan ini. Saya ingin bisa menelurkan prestasi yang benar-benar membanggakan. Entah itu dalam kontes, lomba atau seminar penulisan dan sebagainya. Salah satu yang tengah saya siapkan adalah mencoba untuk berpartisipasi dalam API Fellowship program 2008. Research program mengenai beberapa bidang sosial yang dapat memberikan kemungkinan dalam melihat wawasan dan wilayah baru untuk khasanah pemikiran saya. Saya juga akan mencoba memposting proposal untuk Indosat wireless inovation contest 2007 sebelum oktober ini.

 

Idealisme lainnya, sejak lama saya punya keinginan kuat untuk langsung meneruskan studi paska sarjana. Ke luar negeri tentunya. Mungkin berkesan pragmatis dan dangkal. Tapi dari sinilah wawasan dan pengalaman akan lebih terasah. Tentunya juga melalui beasiswa. Dengan satu semester perpanjangan ini saya berharap dapat memanfaatkan waktu untuk mengumpulkan informasi dan hal-hal yang dibutuhkan untuk capaian tersebut.

 

Intinya saya menganggap saya belum mencapai hal-hal yang seharusnya sudah saya peroleh. Sehingga saya berpikir, jika memaksakan lulus pada semester ini justru ada kesia-siaan dan penyesalan yang akan datang. Bagaimanapun, bicara masalah studi jika memungkinkan tentunya pemanfaatan waktu dengan kelulusan yang cepat adalah hal yang ideal. Tapi terkadang banyak juga hal lain yang harus dipertimbangkan. Tentu saja saya harus benar-benar mencapai targetan dan idealisme yang saya idamkan tersebut dalam satu semester ini. Bila tidak justru malah menjadi kesia-siaan dan penyesalan yang sepuluh kali lipat lebih besar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s