The kitten and the dead
Tadi pagi seekor anak kucing tetangga mati terlindas mobil di depan rumah. Kontan adik bungsu ku langsung histeris. Meski bukan kucing peliharaan rumah kami, anak kucing tersebut sering main ke rumah. Semua anggota keluarga terutama adikku benar-benar senang dengan mahkluk berbulu tersebut. Tentu saja peristiwa tragis itu sangat memukul adikku. Sambil menangis ia pun langsung mencak-mencak membentak supir mobil yang teledor. (Kok jadi kayak karangan anak SD ya, he.. he..).
Ya itulah sebuah kejadian yang agak menyeramkan. Terjadi persis di depan mataku sebelum berangkat ke tempat kerja. Cukup membuat aku ‘mengingat’ kembali. Kematian bisa datang kapan pun. Termasuk untuk manusia. Jika seandainya bisa merequest alangkah bahagianya bisa meninggal dalam keadaan baik dan cukup siap. Tentu saja request itu tidak mungkin didapatkan dengan mudah. Kematian akan datang dengan tiba-tiba dan tanpa disangka-sangka. Satu-satunya hal yang dapat menjamin untuk dapat mati dengan baik adalah siap setiap saat. Kurangi dan hapus dosa-dosa, perbanyak amal dan beribadah yang benar.
Yup itulah sebuah catatan singkat di sore ini.





Komentar Terakhir